Travel

5 Wisata Anti Mainstream di Bali Yang Nggak Banyak Orang Tahu

5 Wisata Anti Mainstream di Bali Yang Nggak Banyak Orang Tahu

Bali identik dengan pantai, berselancar, permainan air, dan matahari tenggelam, namun bukan berarti tidak akan mudah mencari wisata anti mainstream di Bali. Nah, untuk kamu yang pengen mencari sesuatu yang beda di Bali, yang bener-bener bikin orang terpikir “Ada ya tempat seperti itu di Bali?”, jangan kuatir. Berikut adalah beberapa pilihan yang bisa kamu coba.

1. Bukit Putung Karangasem, Wisata Anti Mainstream Bali

Bukit yang satu in adalah salah satu tempat wisata tersembunyi yang ada di Bali. Jadi, masih tergolong tempat wisata anti mainstream. Nah, dari bukit ini, kamu bisa menikmati panorama yang indah, dengan dominasi warna hijau, bukan biru seperti di area pantai.

Sesampai di bukit tersebut, kamu bisa langsung menuju ke gazebo kecil ala Bali. Ini dia bagian yang paling penting yang rugi banget kalo kamu nggak foto disitu. Gazebo tersebut punya atap yang khas dengan pemandangan sekitar yang benar-benar menyegarkan.

Lokasi: Desa Selat, Karangasem, Bali.

2. Desa Pinggan

Dari Desa Pinggan, kamu bisa menikmati bagaimana pemandangan Gunung Batur. Gunung berapi ini masih aktif dan menjadi salah satu lokasi yang sering dikunjungi. Biasanya, Desa Baturlah, banyak turis yang memilih menikmati panorama gunung Batur. Namun, kamu bisa mencoba sesuatu yang nggak biasa. Yaitu misalnya menikmati pemandangan gunung Batur dari Desa Pinggan. Desa ini desa yang sangat terpencil yang menawarkan pemandangan yang tak kalah cantik. Apalagi, suasana di sekitar desa ini tampak tenang dan sunyi. Panorama magis jadi benar-benar terasa sesampai disana. Momen yang paling tepat menikmati keindahan Gunung Batur adalah saat sore sampai malam hari. Sore saat matahari tenggelam, malam saat langit bertabur bintang.

 3. Air Terjun peguyangan, Wisata Anti Mainstream Nusa Penida

Memang, Nusa Penida bukan dari bagian Bali. Tapi, biasanya paket liburan wisata anti mainstream di Bali juga sering membawa para pengunjungnya untuk mampir ke Nusa Penida. Nah, di sinilah, kamu bisa menikmati air terjun Peguyangan. Mata air ini mengalir dengan lereng bertingkat, namun tidak terlalu tinggi. Uniknya, air terjun tersebut sangat dekat dengan laut.

Bagian yang wajib kamu coba adalah menikmati adanya spa alami. Badan terasa dipijat oleh air yang mengalir deras dari celah batu dan birai dangkal. Untuk menuju kesana, kamu harus menuruni tangga curam di sisi tebing. Ada sekitar 460 anak tangga yang harus kamu tempuh. Memasuki area wisata ini berarti kamu harus mengenakan sarung.

4. Wisata Bali, Bukit Belong Desa Klungkung

Salah satu cara termudah untuk melupakan semua penat dan beban dalam pekerjaan adalah menikmati pemandangan alam. Nah, di sinilah kamu benar-benar akan terkesan karena bukti tersebut punya pemandangan yang asri. Kamu bakalan seperti sedang tenggelam di rerumputan yang tinggi, bukit hijau, langit biru, awan putih, dan pemandangan sawah. Walaupun kamu harus mendaki sekitar 150 meter terlebih dahulu, tapi semua perjalanan tersebut akan benar-benar terbayar sesampai di lokasi.

5. Air Terjun Seganing, Nusa Penida

Pilihan wisata anti mainstream di Bali terakhir adalah Air Terjun Seganing. Air terjun ini digadang-gadang sebagai yang paling ekstrim, karena memang dibutuhkan usaha yang keras untuk bisa menuju ke lokasi.

Untuk menuju ke lokasi, kamu harus menempuh rute yang memacu adrenalin, beresiko, dan terbilang berbahaya. Namun, sesampai di lokasi, kamu akan merasa bahwa perjalananmu benar-benar terbayar!

Nah, bagaimana? Manakah wisata anti mainstream di Bali yang pengen kamu kunjungi?

Comment here