Cerita Mistis

Menembus Dunia Lain Bersama Sahabat Kecil Rika

hantu anak-anak

Menembus Dunia Lain Bersama Sahabat Kecil Rika

Kisah ini sempat ku ceritakan kebeberapa rekan kerja. Banyak yang memilih untuk mendengarkan namun tak banyak pula yang menganggapnya sebagai imajinasi belaka.

Saat usiaku telah menginjak 12 tahun, banyak hal aneh yang terjadi. Melihat sosok-sosok yang menyeramkan, terkadang menganggu tidur ku. Orangtuaku sadar akan hal itu, kemampuanku menembus dunia lain yang begitu gelap dan nyata.

Melihat tingkah aneh ku setiap harinya, bukan lagi bermain dengan anak sesusiaku. Melainkan, sendiri dan bersama teman-teman yang dapat kulihat tapi tidak bagi orang lain.

Pagi itu aku biasa diantar oleh ayah ke sekolah. Sesampainya di sekolah, tak ada teman yang berani mendekatiku karena diriku bertingkah aneh. Beruntungnya, Rika sosok hantu kecil, pucat dan dingin berada didekatku.

Kami bermain bersama, Rika bertingkah seperti manusia pada umumnya. Suatu ketika, aku diajaknya untuk pulang bersama. Ayah yang sudah menjemputku kaget ketika mengetahui aku sudah tidak disekolah.

Ayah mengetahui, aku telah pulang bersama hantu yang selalu bermain bersama ku. Hingga sore, aku tak juga sampai dirumah. Ya, aku pulang bukan kerumah melainkan ketempat Rika. Aku sebenarnya tak menyadari bahwa Rika sudah membawaku kealamnya.

Disana aku bertemu dengan teman-teman Rika yang lain. Wujudnya hampir sama seperti Rika, sangat putih pucat. Tangan mereka dingin seperti mayat. Entah apa yang membuat ku berani. Rika mengajakku ke suatu tempat, tak ada cahaya hanya saja ada sedikit api disekitarnya.

Tempat berlumut dan lembab itu, seperti goa. Aku tetap berani, hingga aku mekihat wujud Rika sebenarnya. Dia seperti iblis, memiliki tanduk dan mata sangat merah. Tidak hanya itu, tangannya dipenuhi darah.

Tiba-tiba aku mendengar suara ayah seperti memanggil, aku yang ketakutan berusaha lari. Namun, Rika mampu mengejarku. Tangannya sudah menggenggamku. Hingga bercak darahnya membekas di lenganku. Rika menyukaiku hingga ingin membawaku kedunianya.

Ayah memanggilku kembali. Aku menangis dan membalas panggilan ayah. Rika tersenyum dan berteriak padaku, hingga menakutiku dengan wajahnya. Aku terbangun membuka mata, ibu dan ayah serta kerabat yang lain sudah mengelilingiku.

Ternyata aku berada dibawah sadarku. Sejak saat itu, ayah dan ibu tak pernah mengijinkan ku untuk keluar rumah. Bahkan sekolah pun, aku hanya bisa dirumah atau home schooling.

Rika kini tak pernah terlihat lagi, kapankah ia akan menemuiku dan mengajakku bermain lagi?

Comment here