Informasi

Kisah Cinta Prabowo dan Titiek, Berakhir Karena Keadaan?

kisah cintra prabowo dan soeharto

Kisah Cinta Prabowo dan Titiek, Berakhir Karena Keadaan?

Perjalanan kehidupan Prabowo Subianto menuai banyak kontroversi dari kacamata

publik.

Salah satunya adalah hubungan pribadi tentang kisah cintanya bersama anak

mantan Presiden Indonesia ke-2 Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek

Soeharto.

Namun, kisah tersebut diungkapkan ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo.

Hal itu dituangkan begawan ekonom itu dalam buku Sumitro bertajuk ‘Jejak

Perlawanan Begawan Pejuang-Sumitro Djojohadikusumo’ yang terbit pada tahun

2000.

Berikut kisah cinta mereka:

1. Pacaran 2 tahun

Prabowo dan Titiek Soeharto berpacaran hampir dua tahun. Titiek Soeharto

bukanlah cinta pertama Prabowo.

Prabowo pernah menjalin hubungan serius dengan beberapa wanita. Sampai suatu

hari Prabowo meminta izin kepada Sumitro untuk mengenalkan Titiek Soeharto

sebagai pacarnya.

Prabowo mengatakan bahwa Titiek Soeharto merupakan salah satu murid Sumitro.

Sumitro pun berpesan khusus kepada Prabowo.

“Kalau kali ini kamu tidak serius, payah deh kamu,” tulis Sumitro dalam buku

tersebut.

2. Melamar

6 Kisah Cinta Prabowo-Titiek yang Tak Semua Orang Tahu 6 Kisah Cinta Prabowo-

Titiek yang Tak Semua Orang Tahu (Foto: M Iqbal/detikcom)

Ibu Titiek Soeharto, Tien Soeharto, mendekati Sumitro dan berbisik soal kedekatan

Prabowo dan anaknya. Tak berapa lama setelah itu datang Tjoa Hok Sui, orang

kepercayaan Probosutedjo, untuk mendorong Sumitro segera meresmikan

hubungan Prabowo dan Titiek.

Sumitro saat itu masih bingung. Dia langsung bertanya kepada Prabowo mengenai

keseriusannya.

Prabowo pun menjawab ‘Ya, nanti saya lamar’. Prabowo pun terkejut saat

diberitahu bahwa ia tidak boleh melamar sendiri, melainkan harus pihak keluarga

yang datang.

Sumitro akhirnya datang melamar istri untuk anaknya itu. Sumitro melamar dalam

bahasa Indonesia. Jawaban dari Pak Harto kala itu, ‘Pak Mitro, tentu kita betul-

betul merasa bahagia, tapi saya harus bicara juga sama kedua anak ini terlebih

dahulu untuk kasih nasihat. Bagaimanapun juga pasti masyarakat luas akan

menyoroti ini, mengingat saya sebagai kepala negara dan Pak Mitro sebagai

cendekiawan terkemuka’.

Singkat cerita keluarga Soeharto menerima lamaran keluarga Sumitro dengan baik

dan penuh rasa hormat. Terlebih Ibu Tien, kala itu terlihat amat bahagia.

3. Punya 1 Anak

Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto memiliki anak semata wayang bernama

Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo. Didit yang tumbuh besar di Boston, AS,

sekarang tinggal di Paris. Didit berprofesi sebagai seorang desainer.

4. Hubungan besan merenggang karena politik

Sumitro mengemukakan bahwa ia tidak mungkin dapat menempatkan diri dalam

suasana keluarga yang sangat Jawa, daripada dia harus munafik. Namun keluarga

Soeharto sebenarnya sangat menghormati adanya perbedaan kultur Jawa dan

modern tersebut. Saat lebaran atau di hari ulang tahun Soeharto dan Bu Tien,

keluarga Sumitro tetap diundang ke Cendana.

Sebagai akibat akumulasi dari berbagai persoalan, hubungan Sumitro dan Soeharto

mulai renggang semenjak tahun 1995. Sumitro tetap bersikap terbuka dan

merdeka, dia merasa bebas mengkritik kebijakan pembangunan Soeharto, bahkan

sampai menerima H.R. Darsono yang tak lain lawan politik Soeharto. Salah satu

kritik Sumitro yang membuat merah telinga Soeharto adalah sinyalemen mengenai

kebocoran 30 persen dana pembangunan.

Padahal masa tiga tahun terakhir menjelang jatuhnya Soeharto merupakan saat

kritis, yang ditandai semakin sukarnya Soeharto menerima kritik. Bila Sumitro

mengkritik maka Titiek Soeharto akan datang menyampaikan pesan Pak Harto.

Namun pesan dari Titiek tak pernah digubris Sumitro.

Baca juga: Gerindra: Prabowo Ingin Kembalikan Semangat Swasembada Pangan

5. Pisah

Puncaknya adalah peristiwa lengsernya Soeharto pada 21 Mei 1998. Cendana

marah karena menganggap Prabowo membiarkan mahasiswa menduduki gedung

MPR/DPR. Mereka curiga bahwa itu disengaja sebagai bagian dari konspirasi untuk

menjatuhkan Soeharto.

Siti Hardiyanti Hastuti (Tutut) dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek),

dituliskan dalam buku itu marah-marah kepada Prabowo. ‘Kamu ke mana saja dan

mengapa membiarkan mahasiswa menduduki Gedung MPR/DPR?’ Prabowo kala itu

menyahut, apakah dia harus menembaki para mahasiswa itu.

“Tanggal 25 Mei 1998 Letjen Prabowo Subianto resmi dicopot dari Pangkostrad dan

dikirim ke Bandung untuk menjadi Komandan Sesko ABRI. Tak berapa lama setelah

pemeriksaan Dewan Kehormatan Perwira (DKP), bahkan karier militer Prabowo

diakhiri oleh Wiranto. Akhirnya Prabowo memutuskan untuk memilih menjadi

pengusaha di luar negeri guna menyusun hidup yang baru,” demikian yang tertulis

di buku tersebut.

Hal inilah yang disebut-sebut menjadi penyebab Prabowo dan Titiek berpisah.

Namun tak ada yang tahu persis kapan pastinya mereka berpisah, termasuk apakah

keduanya sudah bercerai atau tidak.

titi
Baca juga: Sandiaga Temui Prabowo di Kertanegara

6. Sempat dikabarkan akan rujuk

Kemesraan Prabowo Subianto dengan Titiek Soeharto kembali muncul menjelang

Pilpres 2019. Saat ditanya apakah akan rujuk, Titiek hanya tertawa.

Jelang pendaftaran Pilpres 2019, Titiek dan Prabowo saling memposting foto

kenangan lama. Namun Titiek enggan menjawab pasti ketika dikonfirmasi.

“Hahahahahaa,” tawa Titiek menyambut pertanyaan soal rujuk dengan Prabowo.

Saat Prabowo Subianto mendaftar sebagai capres di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol,

Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018), Titiek ikut menemani. Ia datang dalam kapasitas

perwakilan dari Partai Berkarya yang turut mendukung Prabowo dan Sandiaga Uno

untuk Pilpres 2019.

Prabowo sempat menyapa Titiek saat memberikan sambutan usai mendaftar. Para

pendukung Prabowo yang ada di ruang pendaftaran menggoda keduanya.

Titiek pun bercerita, Prabowo sempat datang ke keluarga Cendana usai deklarasi

capres pada 9 Agustus 2018. Prabowo meminta dukungan ke keluarga Presiden RI

ke-2 itu.

Comment here