Travel

Cari Kain Tenun di Wakatobi? Yuk Sambangi Desa Pajam, Ole-Ole untuk Para Traveler

https://travelingyuk.com/desa-tenun-di-indonesia/139652/

Carisemuaja.com – Jika menyambangi sebuah daerah wisata tentunya tidak ketinggalan untuk membawa pulang ole-ole.

Seperti halnya di Wakatobi, salah satu desanya merupakan tempat penjualan ole-ole. Yakni, Desa Pajam yang ada di Kaledupa. Desa tersebut menjual sarung tenun khas Wakatobi.

Sarung tenun tersebut dikenal dengan sebutan ‘Leja’. Harganya pun variatif tergantung dengan hasil tenun tersebut. Desa Pajam ini juga terkenal dengan desa tenun tertua di Indonesia. Desa tenun di Indonesia ini menghasilkan dua jenis kain yaitu Ragi dan Laga.

Aljefri Febrizarli, wisatawan asal Jakarta, tengah mencoba menenun kain Ragi di Desa Pajam, Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. (Hilda B Alexander/Kompas.com)

Ragi untuk laki-laki dengan motif kotak-kotak warna gelap, Laga bagi perempuan bercorak garis-garis warna terang. Tidak hanya itu, di bagian pesisir pantai Pulau Kaledupa, kamu bisa menemui perkampungan Bajo Sampela.

Suku Bajo pada dasarnya tersebar di beberapa tempat di Wakatobi, contohnya Suku Bajo Mola yang ada di Wangi-Wangi. Suku Bajo atau yang dikenal dengan sea gypsies menurut sejarah merupakan suku pengembara laut tertua yang ada di Wakatobi.

Tidak heran jika pemukimannya selalu berada di wilayah pesisir pantai. Masuk ke bagian daratan terdapat Desa Pajam yang merupakan desa tertua di Wakatobi. Di desa ini, kamu bisa menemui para penduduk yang memproduksi kain tenun khas Wakatobi. Kain ini cocok untuk jadi oleh-oleh liburanmu lho.

Yang lebih unik lagi, di pulau ini ada desa yang terletak di dalam hutan mangrove, namanya Desa Lambo Linggae. Dari Wangi-Wangi, kalian bisa menggunakan kapal kayu untuk sampai ke Pulau Kaledupa.

Untuk menuju pulau tersebut dapat ditempuh hingga dua jam perjalanan.

Wah penasaran seperti apa pulaunya?

Jangan lupa dikunjungi ya

Comment here