Informasi

Gusti Randa Jadi Plt PSSI, Ini Jejak Karirnya Dulu Jadi Pesinetron

Gusti Randa dipilih mejadi Pelaksana Tugas atau Plt Ketua Umum PSSI.

Dilansir dari Bola Sport, Gusti Randa ditunjuk sebagai Plt (pelaksana tugas) Ketua Umum PSSI dan sebelumnya dia juga mendapat mandate jadi Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Dari rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Selasa (19/3/2019), Gusti Randa mendapatkan mandat memegang kendali organisasi sepak bola tertinggi negeri ini.

Gusti Randa menempati peran sebagai Plt Ketua Umum PSSI yang sebelumnya dipegang Joko Driyono.

Joko Driyono menjadi Plt Ketua Umum PSSI setelah pengunduran dirinya Edy Rahmayadi pada Kongres PSSI di Bali pada 20 Januari 2019.

Namun Jokdri, sapaan Joko Driyono, beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengerusakan alat bukti yang terkait pengaturan skor.

Setelah sejumlah pihak meminta agar Joko Driyono mundur dari statusnya Plt Ketua Umum PSSI, akhirnya hal itu mendapat respons Exco PSSI.

Gusti Randa sebagai salah satu anggota Exco PSSI mendapat mandat jadi pengganti Joko Driyono.

Tak hanya menempati posisi penting pada PSSI, Gusti Randa sebelumnya juga jadi bagian penting kompetisi sepak bola pro negeri ini.

Ya, dia bersama Dirk Soplanit ditunjuk sebagai Komisaris serta Direktur Utama interim PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Keputusan itu diambil dalam agenda rapat umum pemegang saham (RUPS) PT LIB, selaku operator Liga 1 dan Liga 2.

PSSI bersama 18 klub Liga 1 dan PT LIB menggelar RUPS di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Dalam rapat tersebut, keputusan utama adalah membentuk manajemen interim.

Sebelumnya ia sempat diberitakan mendukung presenter Najwa Shihab untuk menjadi Ketua Umum.

Terpilihnya Gusti Randa sebagai Ketua Umum PSSI pun menimbulkan reaksi beragam dari publik.

Tak banyak yang tahu, kalau aktor yang satu ini sudah berkiprah di dunia sepak bola.

Untuk itu, tak sedikit yang menanyakan latar belakang Gusti Randa hingga akhirnya dipilih sebagai Ketua Umum PSSI.

Sebelumnya, ada serangkaian gejolak yang panjang sebelum Gusti Randa tampil sebagai sosok tertinggi di federasi sepak bola Tanah Air ini.

Diawali dari mundurnya Edy Rahmayadi, selaku Ketua Umum PSSI terpilih, pada kongres tahunan di Bali, Februari lalu.

Joko Driyono, selaku Wakil Ketua Umum secara de jure naik mengisi kekosongan yang ditinggal Edy Rahmayadi.

Belakangan, Jokdri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Satgas Antimafia Bola.

Posisinya goyah, hingga akhirnya situasi berkembang seperti saat ini.

Berikut perjalanan Gusti Randa dari aktor, pengacara, hingga Ketua Umum PSSI, Dilansir TribunnewsBogor.com dari Wikipedia, dan sumber lainnya.

Gusti Randa adalahaktor Indonesia berdarah Minangkabau.

Ia pernah membintangi sinetron Siti Nurbaya dengan berperan sebagai Samsul Bahri.

Pada April 2002, ia memproduksi film Marsinah.

Ia pernah mengeluarkan single. Sebagai penyanyi, lagunya yang terkenal antara lain berjudul “Ingin Kembali” ciptaan Youngky R.M.

Ia merupakan pengacara dan jasanya sering digunakan oleh selebritis lainnya.

Pernikahannya dengan Nia Paramitha yang telah berlangsung selama 9 tahun berakhir dengan perceraian.

Keduanya dianugerahi 4 orang anak.

Pada tahun 2010 lalu, diam-diam Gusti Randa kembali rujuk dengan Nia.

Alasan keduanya kembali rujuk adalah demi keempat anak mereka.

Ia kini menjadi anggota Komite Eksekutif PSSI.

Pada tahun 2009, Gusti Randa membentuk Persatuan Olahraga Futsal Indonesia (POFI).

Kemudian pada 2011, Gusti Randa dipilih menjadi anggota tim verifikasi calon Ketua Umum PSSI.

Setelah itu, ia juga menjadi kuasa hukum PT Persija Jaya Jakarta di tahun yang sama.

Ketika dualisme terjadi di tubuh PSSI, Gusti menjadi salah satu orang yang berada di pihak KPSI (Komisi Penyelamat Sepak Bola Indonesia).

Dia juga pernah menjadi Ketua Komisi Disipin KPSI.

Data diri:
Nama: Gusti Randa Malik
Lahir: Jakarta, Indonesia, 15 Agustus 1965
Pekerjaan: Pengacara
Aktor
Plt. Ketua Umum PSSI
Pasangan: Nia Paramitha (1997-2006; 2010-sekarang)
Anak:
Mochammad Syahdila Darama
Muhammad Syahdewa Diladayana
Sagita Puan Marlinasthinta
Syahratu Agatha Novelina

Sinetron:
Mahkota Mayangkara
Mahkota Majapahit
Singgasana Brama Kumbara
Tiga Bidadari
Siti Nurbaya

Comment here