Cerita Mistis

Berburu Kuntilanak di Belakang Rumah Nenek

Pada usia 8 tahun setelah pindah dari Sulawesi ke wilayah Jawa, Mira bersama keluarga menjalani hari-hari begitu kelam.

Rumah yang ditempati amat jauh dari lokasi sekolah Mira.

Meski demikian, ia selalu diantar oleh sang ayah sebelum berangkat menuju sekolah.

Namun, pada waktu libur Mira dititipkan dirumah nenek.

Mira yang super aktif dan tidak bisa diam, selalu berjalan keluar rumah dan bermain di halaman nenek.

Nenek beberapa kali mengingatkan, jangan pergi terlalu jauh.

Mengingat legenda seorang hantu wanita berambut panjang menyukai anak-anak atau biasa disebut kuntilanak selalu berkeliling.

Mira yang penasaran dengan sosok itu, selalu sengaja mencari.

Hingga pada suatu waktu libur, ia berada di rumah nenek.

Rasa penasaran berkecamuk setelah mendengar kisah hantu Indonesia, Kuntilanak.

Nenek masih istirahat, Mira yang merupakan anak dan cucu satu-satunya berkeliling girang mencari hantu Kuntilanak untuk menghilangkan rasa penasarannya.

Begitu bersemangat,sembari memanggil nama Kuntilanak.

“Kakak Kunti, Kakak Kunti,” kata panggilan itu berkali-kali diucapkannya.

Tepat ia melihat sebuah pohon besar begitu rindang dan menyejukkan.

Anak seusia Mira tanpa rasa takut mendekati.

Kuntilanak menakuti mira

Seketika, terdengar suara tangisan dari balik pohon.

Mira tak menghiraukan dan mengut daun-daun kering berjatuhan.

Sambil bersenandung, Mira terus memungut daun.

Hingga tertunduk, Mira merasa ada yang aneh didepannya rambut panjang terurai menutupi pandangannya.

Mencoba ia singkirkan,dipikirnya itu adalah rambutnya yang panjang.

Berkali-kali ia singkirkan. Pada saat kedua kali menuju ketiga kalinya, ia mengarahkan kepalanya ke atas.

Ia berteriak ketakutan, bola mata hitam, gigi yang begitu menyeramkan, tak ada lagi daging pipi, dan darah pada kepala dengan rambut panjang berada diatasnya.

Tak lari. Mira hanya berteriak. Hingga akhirnya Mira digendong dan ikut bersama Kuntilanak untuk masuk didunianya.

Orang tua mencari

Menyadari Mira tidak ada alias hilang, Nenek terkaget setengah mati.

Khawatir akan legenda sungguhan, yang terjadi lagi didunia kini.

Nenek menghubungi kedua orang tua Mira.

Mereka mencari namun sudah tak ditemukan.

Polisipun terlibat dalam membantu pencarian awal.

Dukun atau paranormal, juga mencari.

Sudah seminggu hilang, Mira akhirnya kembali.

Pakaian robek sana-sini, rambut panjangnya kini terlihat menyeramkan, dan matanya sudah tak berbinar.

Lebih tepatnya ia terlihat seperti anak Kuntilanak.

Mira berjalan sendiri hingga ke rumah nenek.

Pengajian meninggalnya Mira sebelumnya sudah dilakukan, karena keterpaksaan dan keyakinan Mira tidak lagi ditemukan.

Mira datang. Namun, sudah tak seceria dulu.

Ia bukan anak yang ingin bermain.

Hingga pada akhirnya, orang tuanya bingung harus membuatnya seperti apa lagi.

Bersambung

Comment here