Travel

13 Destinasi Wisata Mistis Bali untuk Referensi Traveler

13 Destinasi Wisata Mistis Bali untuk Referensi Traveler

Destinasi Wisata Mistis Bali Carisemuaja.com – Bali terkenal dengan keeksotisan tempat wisatanya. Banyak para traveler yang ingin jalan-jalan atau traveling di tempat tersebut. Bisa dibilang Bali merupakan sentral destinasi wisata terbaik di Indonesia.

Pasalnya, warga asing dari penjuru dunia menapakkan kaki di Bali. Namun, di balik keindahanya Bali ternyata menyimpan sisi mistis. Bahkan beberapa tempat wisatanya memiliki cerita mistis yang di percayai warga setempat.

Berikut destinasi mistis di Bali:

1. Taman Festival

Taman Festival yang terletak di Sanur ini tidak pernah selesai dibangun dan sudah ditinggalkan sejak 14 tahun yang lalu. Bukan cuma tempat ini menyeramkan, tapi konon di sana ada tempat pemeliharaan buaya.

Buaya-buaya tersebut menjadi ganas dan saling memakan satu sama lain (kanibal). Mereka sekarang sudah tidak ada lagi, tapi kamu harus tetap waspada kalau ke sana ya.

2. Kuburan Bali (Desa Trunyan)

Ada sebuah desa di Kintamani bernama Desa Trunyan. Orang-orang mati di sana dikuburkan secara terbuka di bawah pohon. Kuburan ini juga dikenal sebagai tempat berkumpul para leak (setan Bali).

3. PI Bedugul (hotel tidak selesai)

Katanya, hotel ini dibangun oleh Tommy Soeharto, tapi tidak pernah selesai dibangun karena banyak kecelakaan. Dan akhirnya sekarang terbengkalai begitu saja. Kalau ke sana, kamu masih bisa mendengar suara-suara pembangunan atau bahkan suara kecelakaan. Duh, seram ya.

4. Kapal Ho Tsai Fa No. 18

Kapal ini terdampar di Pantai Padang-Padang pada 2008. Yang lebih seram lagi, kapal itu terdampar tanpa kapten dan awak kapal satu orang pun. Kapal itu sekarang sudah diangkat, tapi suasana seram tetap menghantui daerah itu.

5. Destinasi Wisata Mistis Bali, Pesawat di Selatan Kuta

Pesawat ini terletak dekat Pantai Pandawa, di sebuah bukit yang terpencil. Meskipun suasananya misterius, orang-orang malah senang mengunjungi tempat ini, dan rencananya akan dibangun sebuah restoran di sana.

6. Kuil

Pemuteran bawah laut, Kuil ini terletak di dasar laut, di dekat Desa Pemuteran. Kalau kamu takut dengan hantu air, jangan berani-berani mencoba menyelam ke dalam sana.

7. Candi di Karangasem

Candi yang terletak di Desa Tista ini tidak pernah selesai dibangun dan banyak yang tidak pernah tahu kenapa. Namun orang-orang percaya, bahwa masih ada arwah-arwah yang menjaga candi itu.

8. Sisa-sisa Bounty Beach Clubs Bungalows

Vila ini terletak di Gili Meno, sebuah pulau kecil dekat Bali yang bisa dicapai dengan kapal kecil. Ada yang bilang vila ini ditinggalkan sejak bom Bali 2002, ada juga yang bilang vila ini ditinggalkan karena pemiliknya mati. Hati-hati, katanya ada bayangan orang yang suka berkeliaran di sana.

9. Destinasi Wisata Mistis Bali, Kapal tenggelam

Kapal ini sebenarnya adalah kapal perang Amerika yang tenggelam karena Perang Dunia II. Sebenarnya pemandangan laut di sana cukup indah. Tapi kamu harus tetap berhati-hati, nuansa misteri masih sangat kental di sana.

10. Goa Lawah (goa kelelawar)

Goa ini dipenuhi dengan kelelawar, bahkan di siang hari sekali pun. Ada yang bilang kalau goa ini memiliki jalan rahasia menuju Pura Besakih, tapi misteri ini belum pernah dipecahkan sampai sekarang.

11. Goa Gala-Gala

Rumah bawah tanah ini terletak di dekat Nusa Lembongan. Rumah ini dalamnya tujuh meter, dan dibangun dengan inspirasi dari kisah Pandawa.

12. Pantai Padang Galak

Hati-hati, pantai ini tidak hanya indah, tapi juga mengerikan. Ombak pantai ini sangat ganas, hingga mereka menamai pantai ini “padang galak”. Orang-orang percaya kalau ada Dewi yang menghuni lautan ini. Banyak orang yang dikabarkan hilang di sana. Bahkan, beberapa paus mini pernah terdampar karena ombak yang sangat besar.

13. Bengkala, Desa Orang Tuli

Desa ini terletak di Bali Utara dan disebut Desar Orang Tuli, karena dua persen warganya adalah tunarungu. Desa ini ditinggali oleh tujuh generasi orang-orang tunarungu. Mereka bahkan percaya bahwa Dewa Tuli tinggal di sana.

Mereka menciptakan bahasa mereka sendiri, yang disebut ‘kata kolok’ agar bisa berkomunikasi dengan satu sama lain.

Comment here